Sabtu, 09 Juni 2012

Keyakinan Dan Kebenaran


Di pegunungan, ada pohon yang batangnya benar-benar membungkuk ke arah Ka ^ bah!

سبحان الذي يغير و لا يتغير

Segala puji bagi Allah yang membuat perbedaan tanpa dia tidak berubah!

Keyakinan kebenaran: ^ aqidahIslam adalah agama yang hanya disetujui oleh Tuhan (Allah). Ini adalah bahwa dari semua nabi, dari Adam sampai Muhammad عليه السلام. Dasarnya adalah kepercayaan pada satu Allah dan Siapa Yang tidak memiliki pendamping dalam diri Allah. Dia adalah Allah, yang memiliki baik awal maupun akhir untuk keberadaan-Nya dan Yang membuat segala sesuatu muncul dari ketiadaan untuk eksistensi. Semua nabi memiliki keyakinan yang sama العقيدة (^ al-aqidah). Mereka semua dipanggil untuk menyembah Allah, Dia sendiri, dan tidak ada asosiasi dengan-Nya. Memang, di masa lalu, semua manusia mengikuti agama Islam. Menyekutukan dan tidak percaya kepada Allah hanya muncul setelah Nabi Idris عليه السلام. Allah telah mengutus nabi untuk membimbing orang ke arah yang baik dan kebajikan, untuk memimpin mereka kepada takwa kepada Allah ta 'ala dan mendorong mereka untuk menjadi melekat erat pada agama sampai akhir hidup mereka.

Untuk iman yang lengkap, kita harus percaya para nabi yang diutus. Pada zaman kita, adalah bahwa umat Islam mengikuti junjungan kita Nabi Muhammad. Ini adalah Nabi terakhir yang dikirim untuk manusia dan jin. Allah berfirman:

ياأيها الذين امنوا اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون

(Ya-ayyouha ladzhina Amanu ittaqu LLaha haqqa tuqatihi wala tamutunna illa wa antum 'Muslimun)
yang artinya: "Hai orang beriman, takutlah hanya kepada Allah, dengan sebenarnya rasa takut dan jangan kamu mati kecuali mati menjadi Muslim "[Ali Imran ^ / 102].

Islam adalah satu-satunya agama yang benar. Ini adalah satu-satunya agama yang Allah akui. Iman diterima oleh Allah hanya bahwa ketika non-Muslim yang ingin masuk Islam mengucapkan dua kalimah syahadah. Sebagai seorang Muslim, itu adalah tugas untuk diucapkan dalam doa setiap kali doa yang dilakukan. Kedua kalimah itu adalah:

أشهد أن لاإله إلا الله وأشهد أن محمدا رسول الله

(Asy hadu al-la Ilaha Illa-l-lah wa asy-hadu anna Muhammadar rasulu-l-Lah)

yang berarti: "Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah"